Selamat Datang di Kawasan Penyair Nusantara : ACEHBANGKA BELITUNG BALIBANTENJAKARTAJAMBIJABAR JATENG JATIMKALSEL - KALBAR KALTENG - KALTIMKEP.RIAU - LAMPUNG - MADURAMALUKUNTB – NTTPAPUASULBARSULSELSULTENGSULTENGGARASULUTSUMBAR SUMSEL = SUMUTYOGYAMALAYSIASINGAPURABRUNEI THAILANDTAIWAN : Terima Kasih Kunjungan Anda

Jumat, 16 Maret 2012

Penyair “ Gila “ dan Blogger Tertua

Kompas, Jumat, 17 Februari 2012

Arsyad Indradi
Penyair “ Gila “ dan Blogger Tertua

Pada usianya yang ke-63 tahun, Arsyad Indradi terus berkarya. Lebih dari 1.000 judul puisi telah ia hasilkan. Sejumlah rekan menjulukinya sebagai penyair “gila”. Baru-baru ini komunitas blogger di Tanah Air juga telah menobatkan dirinya sebagai blogger tertua di Indonesia.

Oleh : Defri Werdiono

Abah Arsyad, begitulah ia biasa dipanggil. Di kalangan sastrawan Kalimantan Selatan, sosok pensiunan pegawai negeri yang beken dengan rambut panjang ini sudah tidak asing lagi. Ia sudah malang melintangdi dunia sastra sejak puluhan tahun silam. Selanjutnya klik disini...

Rumahku, Ruang Inspirasiku

Media Kalimantan,Minggu,5Februari 2012


Kata sebagian orang, rumahku adalah surgaku. Ada pula yang mengatakan , rumahku istanaku. Namun, lain lagi dengan rumah versi Si “ Penyair Gila “, Arsyad Indradi ini. Pria elahiran 31 Desember 1949 ini mendefinisikan, rumah sebagai ruang inspirasinya untuk melahirkan berbagai macam puisi dan tulisan lainnya.
“ Rumahku, ruang inspirasiku” begitu Arsyad berkata ketika dikunjungi Tim Rumah Kita di kediamannya, Jalan Pramuka no.16 RT 03 RW 09 Banjarbaru.Selengkapnya klik disini...

Jumat, 10 Februari 2012

PERNYATAAN : LMCR-2012 BELUM DIBUKA

Dari Naning Pranoto

Pernyataan PERNYATAAN Pernyataan: LMCR-2012 BELUM DIBUKA yang ada di FB LOMBA MENULIS CERPEN REMAJA adalah penipuan dengan uang pendaftaran melalui BNI atas nama FITRI JAYANTI

Melalui Situs Penyair Nusantara ini saya NANING PRANOTO menyatakan bahwa LMCR-2012 ROHTO GOLDEN AWARD belum dibuka. ADALAH PENIPUAN DAN MENODAI SASTRA INDONESIA PIHAK YANG MENGGUNAKAN FB: http://www.facebook.com/pages/Lomba-Menulis-Cerpen-Remaja-2012/176933835739391 menyalahgunakan nama NANING PRANOTO dan PT ROHTO LABORATORIES INDONESIA. Harap TIDAK DITANGGAPI JIKA ANDA TIDAK MAU TERTIPU UANG PENDAFTARAN DAN PENODAAN SASTRA INDONESIA. Terima kasih dan salam hormat. Jaya Sastra Indonesia

'INTROSPEKSI' BUAT ENGKAU, PENYAIR...... : Puisi Anda Berjenis Kelamin Apa?


Oleh : Puja Sutrisna

Sengaja saya ajukan pertanyaan yang tak rasional di hadapan kawan-kawan untuk mendapatkan sebuah jawaban yang rasional. Lho? Benar, ada persoalan yang sebenarnya -- menurut saya -- sangat tidak rasional, tetapi begitu 'rasional' ditemukan di BPSM. Tema yang akan saya usung pada 'diskusi' saat ini adalah tentang "produktiitas puisi: antara kualitas permenungan dan dongeng pengantar tidur.......". Selengkapnya klik disini...

Senin, 09 Januari 2012

Sastra Indonesia Mutakhir : Jejak Historis dan Kecenderungan Estetiknya

Oleh : Jamal T. Suryanata

/ 1 /
Memperbincangkan ihwal sastra Indonesia mutakhir, sebagai suatu tema besar, tentu saja bukan sebuah persoalan yang tanpa risiko. Di samping karena begitu luasnya cakupan pengertian “sastra Indonesia” itu sendiri, juga dilantarankan oleh ketakrifan istilah “mutakhir” yang digunakan dalam judul tulisan ini memang cenderung bermakna bias (baca: bersifat deiktis). Oleh karena itu, sekadar upaya penyederhanaan konseptual, istilah “sastra Indonesia” dalam konteks ini hanya akan merujuk pada karya-karya sastra yang ditulis dalam bahasa Indonesia; sedangkan istilah “mutakhir” lebih dimaksudkan untuk menunjuk perkembangan sastra Indonesia sepanjang lebih-kurang sepuluh tahun terakhir, sejak memasuki tahun 2000 hingga sekarang (dekade pertama abad ke-21).[1] Selanjutnya klik disini

Variasi Model Pembacaan Novel "Rumah Debu"

RUMAH DEBU NOVEL BERDEBU
Oleh: HE. Benyamine

Cerita tentang yang semestinya dilakukan seorang anak laki-laki ketika sudah mulai beranjak dewasa untuk melakukan perjalanan-perjalanan jauh; melihat kota-kota dan negeri jauh dengan segala perbedaannya dan keunikannya. Perjalanan jauh atau pengembaraan yang terus mengusik pikiran tokoh Rozan dalam Novel Rumah Debu (2010) karya Sandi Firly, seperti menjadi pegangan bagi yang membaca novel tersebut sebagai sesuatu yang penting untuk diingat karena dari awal hingga akhir terus diulang nasehat dari “ayah”nya Rozan tersebut.Selengkapnya klik disini...

Tips Menulis Puisi

oleh : Halimi Zuhdi

Puisi, sebagai wakil hati dan pikiran, atau ekspresi dari dalam diri seseorang. Tidak heran, jika puisi selalu memberikan kejutan-kejutan nada dan cinta, rindu dan kebencian, kasih dan permusuhan, juga sering menjelma kata-kata yang sangat menakjubkan, kadang sang penulisnya tidak merasa bahwa puisi terbang begitu tinggi tak kenal bumi, tapi terasa menyentuh bahkan tenggelam dalam perut bumi. Selengkapnya klik disini.